Kelebihan dan Kekurangan Bekerja di Startup



Sepuluh tahun pertama dalam perjalanan karir terdapat berbagai pertimbangan dan keputusan yang tidaklah mudah. Dari mulai mempelajari skill baru, persiapan menjadi sukses hingga merencakanan apa yang kamu inginkan dalam jangka panjang. Selama perjalanan ini terutama bagi generasi muda yang berprestasi dan beruntung, mendapatkan berbagai tawaran kerja, sering mengalami kesulitan dalam memutuskan untuk bekerja di perusahaan besar atau di startup berkembang. Sementara orang lain mungkin saja mengalami kesulitan dalam strategi mencari kerja pertama kali, antara bekerja di startup atau perusahaan besar ?

Setiap pilihan pasti aka nada pro dan kontra. Seperti kata pepatah,”Rumput tetangga lebih hijau” bila kita terus membandingkan saja. Berbekal sumber dari rekan kerja yang telah berpengalaman, berikut plus dan minus masing-masing.

Corporate : Kelebihan Perusahaan Besar

Perusahaan besar yang memiliki lebih dari ribuan karyawan, memberikan kamu benefit besar meliputi gaji besar dan kesempatan belajar dengan ahli serta akses sumber daya tak terbatas.

Berikut 5 poin apa yang akan kamu dapatkan bila bekerja di perusahaan besar :
1. Struktur
Struktur birokrasi yang terlalu tinggi di perusahaan dapat menjadi tidak efektif meski bagi beberapa orang lebih memilih struktur tersebut. Karyawan perusahaan terbiasa (bahkan selalu) melakukan pekerjaan bersama walau menjadi lebih lama.
2. Sumber Daya
Perusahaan memiliki sumber daya sangat besar tidak hanya sekedar laptop untuk bekerja tapi lebih dalam skala besar meliputi travel budget kelas premium, makan siang mewah, ruang konferensi, coffee bars. Perusahaan besar memberikan benefit dan reward kepada karyawan dengan dana besar.
3. Isolasi
Terkadang perusahaan besar terlalu besar hingga antar divisi tidak mengenal satu sama lain. Seolah seperti memiliki saudara jauh di negara lain tapi apa kamu benar-benar berkomunikasi satu sama lain ? Efek dari isolasi ini (selain karena bentuk kantor cubicle) terkadang pekerjaan menjadi tidak efisien karena kurangnya koordinasi dan komunikasi.
4. Mentor
Bekerja di perusahaan besar membuka kesempatan kamu untuk belajar leadership dengan banyaknya role model. Bekerja di marketing tapi ingin tahu bagaimana mengatur projek dalam satu hari ? Ada direktur yang kamu bisa ajak diskusi. Bagian sales tapi ingin pindah ke marketing ? Terdapat VP yang bisa kamu andalkan.
5. Batasan
Batasan di perusahaan besar bisa menjadi tidak wajar. Terkadang corporate hanya terpaku pada sekedar hitam di atas putih saja. Sebagai contoh perusahaan tidak memberikan dana untuk meningkatkan rekrutmen padahal proses pencarian karyawan cukup panjang dan memakan waktu lama. Sementara di perusahaan kecil, kamu dapat membicarakan hal ini dan menyelesaikannya.

Startup : Gulung lengan baju dan ikat sabuk

Bekerja di startup memiliki reputasi bekerja yang sangat milenial, flexible dan fun. Idenya adalah untuk membuat sesuatu, membangun sesuatu bersama teman untuk alasan yang jelas. Terdapat suatu kebanggan tersendiri dengan menjadi bagian dari perusahaan berkembang.

Bekerja di startup :
1. Terdapat Banyak Topi
Bila kamu ingin kerja di startup, kamu harus terbuka dengan ide apa pun. Dalam satu hari kamu bisa melakukan berbagai jenis pekerjaan tidak hanya terbatas dengan deskripsi kerja yang kamu lamar di awal. Ini merupakan cara cepat untuk membangun pengalaman dan portfolio di CV terutama bagi milenial.
2. Budaya Santai
Ada meja ping pong, jam kerja fleksibel dan bebas memakai pakai apa saja sesuai yang kamu seperti berada di rumah saja.
3. Fleksibilitas
Startup dan perusahaan teknologi umumnya memberikan kamu kesempatan untuk dapat bekerja dimana saja tanpa batasan jam kerja selama pekerjaan kamu dapat diselesaikan tepat waktu.
4. Inovasi
Setiap orang ingin menjadi inovatif dan setiap orang bisa menjadi inovatif di berbagai peran, tapi inovatif startup dari jantungnya sendiri sejak mulai berdiri. Hanya dengan eksistensi startup saja merupakan suatu hal baru untuk memecahkan masalah. Kamu mungkin sering menemukan budaya startup yang lebih terbuka dengan ide dibandingkan perusahaan besar.
5. Tantangan
Semakin berkembang suatu startup maka dibutuhkan disiplin tinggi. Pemimpin startup harus menunjukan jiwa leadership. Banyak pemimpin startup yang masih muda harus berkelut dengan hiring yang sangat cepat.

Berikut gambaran besar bagaimana budaya corporate dan startup. Kalau kamu pilih yang mana ?

Terjemahan dari : Girls In Tech US

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *